SISTEM EKSKRESI MANUSIA
A.MIND MAP
B. Pengertian
· Proses ekresi merupakan proses pengeluaran
bahan-bahan yang tidak berguna yang berasal dari sisa metabolisme misalnya
keringat, urin, CO2 dan H2O.
· Sekresi merupakan proses bahan yang
masih digunakan oleh tubuh misalnya hormon dan enzim.
· Defekasi merupakan proses pengeluaran
sisa pencernaan berupa feses
KONSEP !!!
Alat Ekresi
|
Zat yang di ekresikan
|
Ginjal
|
Urin (Komposisi: air, Urea,
Amonia, klorida, garam mineral)
|
Kulit
|
Keringat (air, garam mineral,
senyawa N)
|
Paru-paru
|
CO2 dan H2O
|
Hati
|
Getah empedu (bilirubin)
|
C. ALAT EKSKRESI PADA MANUSIA
1. Ginjal
FUNGSI
- menyaring darah sehingga menghasilkan urine
- membuang zat-zat yang membahayakan tubuh
- membuang zat-zat yang berlebihan dalam tubuh
- mempertahankan tekanan osmosis cairan ekstraseluler
- mempertahankan keseimbangan asam dan basa
- mengatur volume plasma darah dan jumlah air di dalam tubuh
- dan menjalankan fungsinya sebagai hormone
STURUTUR GINJAL
- Jumlah 2 buah seperti kacang
- Letak : dalam rongga perut di daerah pinggang
- Berwarna merah keunguan
- Yang kiri terletak agak lebih tinggi daripada yang kanan
- Pada orang dewasa, ginjal berukuran panjang 10-12 cm, lebar 5-6 cm, dan berat 120- 300 gram.
- Tiap ginjal tersusun dari + 1 juta nefron (unit fungsional ginjal)
- Bagian nefron :
1. badan malpighi, terdiri dari : kapsula bowman dan glomerulus
2. Tubulus kontortus, terdiri : tubulus kontortus proksimal,tubulus kontortus distal, tubulus kolektivus
3. lengkung henle (lengkung henle ascendes (menanjak) dan descendes(menurun)
Struktur ginjal yaitu
1. korteks(bagian luar ginjal)
Pada bagian korteks terdapat nefron yang merupakan unit fungsinal dan merupakan struktur terkecil. Nefron tersebut terdiri dari dua unsur yaitu unsur epitel dan unsur pembuluh. Unsur epitel terdiri dari tubulus kontortus proksimal, tubulus kontortus distal, dan kantong henle. Pada bagian unsur pembuluh terdiri dari glomerulus, arterial yang terdiri aferen dan eferen, dan ada juga pembuluh tubuler. Nefron ada dua macam, yaitu nefron korteks dan nefron jukstamedula. Nefron korteks terletak di bagian korteks dan umumnya ditandai dengan adanya lengkung henle yang pendek. Nefron jukstamedula memilki glomerulus yang letaknya dibagian korteks dekat dengan bagian medulla serta memiliki lengkung henle yang panjang dan menjulur jauh ke dalam bagian medulla.
2.medulla(bagian dalam ginjal)
Pada bagian medulla terdapatpiramida ginjal dan piala ginjal yang banyak mengandung pembuluh-pembuluh untuk mengumpulkan hasil ekskresi. Pembuluh tersebut berhubungan dengan ureter yang bermuara pada kantung kemih (vesica urinaria). Fungsi dari kantung kemih tersebut adalah sebagai tempat penampungan urin sementara.
3.pelvis(ruang kosong dalam ginjal).
pelvis berfungsi menampung hasil ekskresi dari medulla lalu menyalurkan ke ureter kemudian ke kantung kemih.
PROSES PEMBENTUKAN URINE
KONSEP !!!
Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi urin :
PROSES
|
TEMPAT
|
HASIL
|
KETERANAGAN
|
Filtrasi
|
Glomerulus
|
Urin primer
(filtrat glomerulus)
|
Masih terdapat
glukosa, tidak ada protein
|
Reabsorbsi
|
Tubulus
kontortus dan lengkung Henle
|
Urin sekunder
(filtrat tubulus)
|
Tidak ada
glukosa
|
Augmentasi
|
Tubulus
kolektivus
|
Urin sebenarnya
|
Peningkatan
kadar urea sangat tinggi
|
1. Filtrasi : Filtrasi merupakan proses penyaringan darah yang terjadi di kapsul bowman dan glomerulus, struktur
penyaringan darah yaitu dinding terluar kapsul bowman tersusun dari satu lapis
sel epitelium pipih. Antara dinding luar dengan dinding dalam terdapat ruang
kapsul yang berhubungan dengan lumen tubulus kontrotas proksimal. Dinding dalam
kapsul Bowman tersusun dari sel-sel khusus yang disebut podasit. Darah akan masuk ke dalam glomerolus melalui arteiol aferen. Didalam glomerolus terjadi proses filtrasi. Molekul berukuran kecil akan disaring sedangkan molekul berukuran besar seperti sel darah, protein, lemak dan makromolekul lain tetap berada dalam darah. Hasil proses filltrasi ini adalah urin primer yang akan dialirkan ke tubulus kontortus proksimal.
Proses filtrasi :
Ketika darah masuk glomerulus maka tekanan darah menjadi
tinggi sehingga mendorong air dan komponen-komponen yang tidak dapat larut melewati
pori-pori endotelium kapiler, glomerulus, kemudian menuju membran dasar dan
melewati lempeng filtrasi masuk kedalam ruang kapsul bowman. Hasil filtrasi
dari glomerulus dan kapsul bowman disebut filtrasi glomerulus atau urin primer.
2. Reabsorpsi : Pada proses ini zat-zat yang masih berguna bagi
tubuh akan diserap kembali dan dimasukkan ke dalam aliran darah. Setelah proses
reabsorpsi ini berlangsung maka terbentuklah urine sekunder. Komponen-komponen
yang diserap adalah air, glukosa, asam amino, NaCl. Bagian yang berperan dalam
proses ini meliputi sel-sel epitelium pada tubulus proksimal, lengkung Henle,
dan sebagian tubulus distal.
3. Augumentasi : merupakan suatu proses pengeluaran zat sisa yang
tidak diperlukan oleh tubuh dalam bentuk urine. Pada proses ini, urine sekunder
dari tubulus distal menuju tubulus kolektipus. Urine ini akan dibawa menuju
pelvis renalis untuk dialirkan melalui ureter hingga sampai pada vesika
urinaria (kandung kemih).
Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi urin :
1. EMOSI
Emosi tertentu dapat merangsang peningkatan dan penurunan
volume urin.
2. KONSENTRASI DARAH
Konsentrasi air dan larutan dalam darah berpengaruh terhadap
produksi urin.
3. SUHU
Jika suhu eksternal dan internal naik diatas normal maka
kecepatan respirasi meningkat dan pembuluh kutaneus melebar sehingga cairan
tubuh berdifusi dari kapiler ke permukaan kulit.
4. ZAT-ZAT DIURETIK
Misalnya, kopi, the dan alkohol karena zat trsebut dapat
menghanmbat reabsorpsi ion Na+.
2.Hati
Hati merupakan kelenjar terbesar dalam
tubuh yang terletak dibagian kanan atas rongga perut. Fungsi hati dalam
sistem ekskresi adalahmenghasilkan empedu secara terus menerus yang ditampung
dalam kantung empedu. Empedu mengandung air, asam empedu, garam empedu,
kolesterol, fosfolipid, zat warna empedu dan beberapa ion.

FUNGSI
1. Menyimpan glukosa dalam bentuk glikogen.
2. Tempat berlangsungnya sintesa protein.
3. Detoksifikasi (menetralkan) racun yang dibawa oleh darah
4. Tempat berlangsungnya sintesis tertentu, misalnya
globulin.
5. Merombak eritrosit yang telah tua dengan sel histiosit.
6. Tempat pembentukan urea.
Hati berperan sebagai alat ekskresi karena mengeluarkan
caira empedu. Empedu yang yang dihasilkan oleh hati disimpan dalam kantung
empedu (vesika felea) dan dikeluarkan ke usus halus untuk membantu sistem
pencernaan, misalnya :
1. Mencernakan lemak
2. Mengaktifkan lipase
3. Mengubah zat yang tidak larut dalam air menjadi zat yang
dapat larut dalam air
4. Membantu daya absorpsi lemak pada dinding usus.
![]() |
nih gue kasih mind map nya biar nyantol di otak |
Zat yang
dikeluarkan dari hati adalah cairan empedu. Cairan empedu merupakan
cairan berwarna hijau kebiruan yang berfungsi dalam mencerna makanan berlemak.
Cairan ini disimpan dalam suatu bagian yang disebut kantung empedu. Zat-zat
yang terkandung dalam cairan empedu yakni garam mineral, pigmen (bilirubin dan
biliverdin), kolesterol, fosfolopid, dan air. Di dalam hati terdapat sel yang
berfungsi merombak sel darah merah yang sudah tua dan rusak. Sel yang demikian
dinamakan sel histiosit.
Dalam proses
perombakannya, hemoglobin (Hb) dipecah menjadi zat besi (Fe), hemin, dan
globin. Zat besi akan diambil dan di simpan dalam hati, yang selanjutnya
dikembalikan ke sumsum tulang sehingga terbentuk eritrosit baru. Globin akan
dibentuk menjadi Hb baru. Sementara hemin dipecah menjadi bilirubin dan biliverdin
yang berwarna hijau biru. Zat warna empedu dikeluarkan ke usus 12 jari dan
dioksidasi menjadi urobilin yang berwarna kuning coklatan. Warna ini akan
memberikan warna khas tersendiri pada feses dan urine yang kita keluarkan
setiap harinya.
Organ hati
dapat pula menghasilkan enzim arginase. Enzim arginase merupakan
enzim yang berperan dalam proses penguraian asam amino. Prosesnya dinamakan
deaminasi. Asam amino yang diuraikan yakni asam amino arginin menjadi ornitin
dan urea. Ornitin akan mengikat amonia dan karbondioksida yang bersifat racun.
Selan-jutnya ornitin akan dinetralkan dalam hati. Adapun urea akan diserap
ginjal untuk dikeluarkan bersama urine.
3.KULIT
FUNGSI
1. Alat ekskresi, yaitu mengeluarkan keringat.
2. Pengatur suhu tubuh, yaitu melalui penguapan.
3. Tempat menyimpan cadangan makanan, yaitu lemak.
4. Mengurangi penguapan air.
5. Indra peraba yang dapat merasakan sentuhan, tekanan dan
rasa sakit.
STRUKTUR KULIT
- .Epidermis
1.Stratum Korneum: lapisan sel mati yang selalu mengelupas (mati dan selalu mengelupas)
2.Stratum lucidum: lapisan tidak berpigmen dan tidak berinti( bening )
3.Stratum granulosum: lapisan berpigmen( menentukan warna kulit)
4.Stratum spinosum: lapisan pembentuk sel-sel baru (aktif membelah)
- Dermis
1. glandua
sebasea (kelenjar minyak)
2. glandula
sudorifera (kelenjar keringat)
3. pembuluh
darah
4. pembuluh
syaraf
- Hipodermis /Endodermis
Kulit merupakan organ terbesar yang
terdapat di seluruh permukaan tubuh dan terdiri dari beberapa jaringan yang
memiliki fungsi spesifik. Fungsinya adalah sebagai alat pelindung tubuh
terhadap segala bentuk rangsangan. Selain itu, kulit juga berfungsi
untuk mengeluarkan keringatyang merupakan salah satu sistem ekskresi.
Berdasarkan strukturnya, kulit terdiri dari dua lapisan
yaitu epidermis(lapisan luar) dan dermis(lapisan dalam). Epidermis terdiri
dari stratum korneum, stratum lusidum, stratum granulosum, stratum spinosum,
dan stratum basale. Stratum korneum mengalami deskuamasi (kehilangan
sisik) secara terus menerus pada permukaannya. Sel-sel yang kehilangan sisik
tersebut mengalami pemberharuan selama proses keratinisasi(pembentukan zat
tanduk/keratin). Dibawah stratum korneum terdapat lapisan yang mengandung
butir-butir melanin yang merupakan pigmen hitam pada kulit yang dihasilkan oleh
melanosit. Dibawahnya terdapat stratum spinosum dan stratum basale yang
merupakan tempat terjadinya proliferasi sel dan awal terjadinya keratinisasi.
4.PARU-PARU
Paru-paru merupakan organ pernafasan tetapi memiliki
peranan dalam sistem eksresi sisa-sisa hasil metabolism berupa karbon dioksida
dan air dalam bentuk uap air. Sisa metabolism dari jaringan diangkut oleh darah
menuju ke paru-paru untuk dibuang. Proses pembuangan diawali dengan berdiifusinya
karbon dioksida dari sel-sel ke dalam darah, melalui cairan jaringan dan
akhirnya masuk ke dalam alveolus. Dari alveolus, karbon oksidasi akan
dikeluarkan melalui udara yang dihembuskan pada saat ekspirasi. Di dalam
sistem ekskresi manusia, paru-paru menghasilkan karbondioksida (CO2)
dan uap air (H2O) melalui proses pernapasan.
segitu dulu yah penjelasan dari saya ,, untuk kelainan pada sistem ekskresi bisa pantengin terus blog ini ,,semoga bermanfaat !! jangan di hafal ya tapi dipahami :)
Terimakasih, Ngebantu buat ngerjain tugas!
ReplyDeleteMantap, btw sekresi kan pengertiannya proses pengeluaran bahan - bahan namun masih dibutuhkan oleh tubuh ya? Terus kenapa hati yang mengeluarkan empedu kan masih bisa dipake untuk mencerna pencernaan, mengaktifkan lipase dimasukin ke alat ekresi?. Terus kenapa hati gak dimasukin ke alat sekresi aja?
ReplyDeleteaduh pertanyaan banyak yah ,,, kritis banget yah kamu anaknya + kepo tingkat dewa ,,,hati merupakan organ penghasil cairan empedu sehingga juga termasuk organ ekskresi, hati juga termasuk organ pencernaan karena glukosa disimpan dalam hati dalam bentuk glikogen
DeleteSekresi (en:secretion) adalah proses untuk membuat dan melepaskan substansi kimiawi dalam bentuk lendir (en:soft liquid mud) yang dilakukan oleh sel tubuh dan kelenjar. Substansi kimiawi pada sekresi mempunyai kegunaan tertentu sebelum akhirnya terbuang melalui ekskresi. misalnya enzim pencernaan.
DeleteDalam tubuh manusia terdapat dua tipe kelenjar yaitu kelenjar eksokrin dan kelenjar endokrin.
Delete- Kelenjar eksokrin melepaskan sekresinya ke dalam duktus pada permukaan tubuh, seperti kulit, atau organ internal, seperti lapisan traktus intestinal.
- Sedangkan Kelenjar endokrin melepaskan sekresinya langsung ke dalam darah, termasuk kelenjar hepar, pankreas (kelenjar eksokrin dan endokrin), payudara, dan kelenjar lakrimalis untuk air mata.
Yang termasuk kelenjar endokrin adalah :
1. Pulau Langerhans pada Pankreas
2. Gonad (ovarium dan testis)
3. Kelenjar adrenal, hipofise, tiroid dan paratiroid, serta timus Hormon dan fungsinya
jadi hati juga termasuk alat sekresi ,,,, ini semua karna kebesaran Tuhan yang maha esa
Delete