Sunday, 3 April 2016

Soal dan Pembahasan Dinamika Rotasi Kelas XI (Part 2)

Ini adalah kelanjutan dari Part 1 disini.

Mungkin soal-soal dipart ini tidak terlalu susah seperti di Part 1. Okay kita mulai. Kalau ada yang mau ditanyakan comment aja ^^.



4.         Perhatikan gambar di bawah. Tiga buah partikel dengan massa m, 2m, dan 3m dipasang pada ujung kerangka yang massanya diabaikan. Sistem terletak pada bidang xy. Jika sistem diputar terhadap sumbu y, momen inersia sistem adalah ....


Pembahasan :
Karena ini partikel, penyelesaiannya bisa dihitung dengan rumus berikut,
Terlihat di gambar kalau mereka berputar terhadap sumbu y. Dan ingat kalau partikel 2m berada di sumbu y, maka ia tidak memberikan inersianya.
            ΣI = I + I
                 = mr² + mr²
                 = m(2a)² + 3ma²
                 = 4ma² + 3ma²
                 = 7ma²

5.         Sebuah bola pejal bertranslasi dan berotasi dengan kecepatan linier dan kecepatan sudut masing-masing v dan ω. Energi kinetik total bola pejal tersebut adalah .... (nyatakan dalam m dan v)

            Pembahasan :
            Inersia untuk bola pejal adalah 2/5.mr2 dan v=ωr.
Ek           = Ekrot + Ektrans
                            = ½.mv2 + ½.Iω2
                            = ½.mv2 + ½.2/5.mr2(v/r)2
                            = ½.mv2 + 1/5.mv2
                            = 7/10.mv2

6.         Sebuah silinder pejal menggelinding dari keadaan diam menuruni suatu bidang miring yang tingginya 15 m. Kelajuan linier silinder ketika tiba di kaki bidang adalah .... (percepatan gravitasi = 9,8 m/s2)

            Pembahasan :
            Soal ini persis sama kayak soal no. 1 ini.
            Kita pakai Kekekalan Energi Mekanik saja agar cepat.
            A posisi diatas, B posisi dibawah.
            EpA + Ek transA + Ek rotA = EpB + Ek transB + Ek rotB

                Ingat EpA = 0, EkA = 0, dan EpB = 0. Dan Inersia silinder pejal adalah ½.mr2.
EpA = Ek transB + Ek rotB
mgh = ½.mv2 +  ½.Iω2
mgh = ½.mv2 +  ½(½.mr2 )(v/r)2
gh = ½v2 +  1/4.v2
3/4.v2 = gh
            Masukkan data-data keatas, didapat v=14 m/s

7.         Sebuah bola pejal menggelinding dari keadaan diam menuruni suatu bidang yang tingginya 1,4 m. Kelajuan linier silinder ketika tiba di kaki bidang adalah .... (percepatan gravitasi = 9,8 m/s2)

            Pembahasan :
            Persis seperti no. 1 dan no. 6. Kita pakai Kekekalan Energi.
            A posisi diatas, B posisi dibawah.
            EpA + Ek transA + Ek rotA = EpB + Ek transB + Ek rotB

                Ingat EpA = 0, EkA = 0, dan EpB = 0. Dan Inersia bola pejal adalah 2/5.mr2.
EpA = Ek transB + Ek rotB
mgh = ½.mv2 +  ½.Iω2 ...(*)
mgh = ½.mv2 +  ½(2/5.mr2 )(v/r)2
gh = ½v2 +  1/5.v2
7/10.v2 = gh
            Masukkan data-data keatas, didapat v=4,4 m/s atau bisa 1,4√10.

8.        Sebuah partikel bergerak melingkar dengan kecepatan sudut 10 rad/s. Jika massa partikel 2 gram dan momentum sudutnya 8.10-6 kg m2/s, jari-jari gerak melingkar partikel sebesar ....

            Pembahasan :
            Diketahui   ω = 10 rad/s | m = 2 gram = 2.10-3 kg | L = 8.10-6 kg m2/s
            L          = Iω    = mr2ω           (Inersia untuk partikel adalah mr2)
            L                      = mr2ω

            Maka, 



9.         Sebuah bola pejal yang mempunyai massa 0,5 kg dan jari-jari 10 cm diputar pada sumbunya yang melalui pusat bola tersebut dengan kecepatan sudut 600 rpm. Besar momentum sudut bola tersebut adalah ....

            Pembahasan :
            Diketahui   m = 0,5 kg | r = 10 cm = 0,1 m | ω = 600 rpm = 20π rad/s
            L          = Iω    = 2/5.mr²ω   (Inersia untuk bola pejal adalah 2/5.mr2)
            L                      = 2/5.(0,5)(0,1)²(20π)
                                     = 0,04π kg m²/s

10.
Sebuah batang dengan panjang l dan massa m dapat berotasi dengan bebas pada suatu bidang vertikal terhadap ujung A seperti tampak pada gambar di atas. Batang mula-mula dipegang pada posisi horizontal dan kemudian dilepaskan. Pada saat batang membentuk sudut θ dengan vertikal, besar kecepatan sudutnya adalah ....

Pembahasan :
Ets, jangan kaget dulu. Bisa kok memakai Hukum Kekekalan Energi karena tidak ada gaya luar.
            1 posisi saat lurus di atas, 2 posisi miring dengan sudut θ.
Titik yang kita tinjau adalah pusat massa, ingat pusat massa batang homogen selalu ditengah. Dan batang ini tidak bergerak translasi, hanya berotasi, maka EK yang digunakan EK rotasi.
Ep1 + Ek rot1    = Ep2 + Ek rot2

Acuan ketinggiannya di posisi 1 ya jadi h1=0, dan kecepatan sudut awal juga nol karena belum bergerak (dilepaskan).
mgh1 + ½.Iω² = mgh2 + ½.Iω²

(Inersia batang yang berporos di ujung adalah 1/3.ml²)

            0 + 0               = mg(- ½.l cos θ) + ½.1/3.ml²ω²

½.mgl cos θ              = ½.1/3.ml²ω²

g cos θ                        = 1/3.lω²



Jadi,



Sekian ya, terimakasih. ^^

Salam

SISTEM EKSKRESI MANUSIA

SISTEM EKSKRESI MANUSIA 

A.MIND MAP


    B. Pengertian
 

·    Proses ekresi merupakan proses pengeluaran bahan-bahan yang tidak berguna yang berasal dari sisa metabolisme misalnya keringat, urin, CO2 dan H2O.
·      Sekresi merupakan proses bahan yang masih digunakan oleh tubuh misalnya hormon dan enzim.
·      Defekasi merupakan proses pengeluaran sisa pencernaan berupa feses


            KONSEP !!!

Alat Ekresi
Zat yang di ekresikan
Ginjal
Urin (Komposisi: air, Urea, Amonia, klorida, garam mineral)
Kulit
Keringat (air, garam mineral, senyawa N)
Paru-paru
CO2 dan H2O
Hati
Getah empedu (bilirubin)


C. ALAT EKSKRESI PADA MANUSIA


1. Ginjal 


FUNGSI


  • menyaring darah sehingga menghasilkan urine
  • membuang zat-zat yang membahayakan tubuh
  • membuang zat-zat yang berlebihan dalam tubuh
  • mempertahankan tekanan osmosis cairan ekstraseluler
  • mempertahankan keseimbangan asam dan basa
  • mengatur volume plasma darah dan jumlah air di dalam tubuh
  • dan menjalankan fungsinya sebagai hormone

STURUTUR GINJAL
    

  • Jumlah 2 buah seperti kacang
  • Letak : dalam rongga perut di daerah pinggang
  • Berwarna merah keunguan
  • Yang kiri terletak agak lebih tinggi daripada yang kanan
  • Pada orang dewasa, ginjal berukuran panjang 10-12 cm, lebar 5-6 cm, dan berat 120- 300 gram.
  • Tiap ginjal tersusun dari + 1 juta nefron (unit fungsional ginjal)
  • Bagian nefron :

1.  badan malpighi, terdiri dari : kapsula bowman dan glomerulus
2. Tubulus kontortus, terdiri : tubulus kontortus proksimal,tubulus kontortus distal, tubulus kolektivus
3.  lengkung henle (lengkung henle ascendes (menanjak) dan descendes(menurun)



Struktur ginjal  yaitu 

1. korteks(bagian luar ginjal)
Pada bagian korteks terdapat nefron yang merupakan unit fungsinal dan merupakan struktur terkecil. Nefron tersebut terdiri dari dua unsur yaitu unsur epitel dan unsur pembuluh. Unsur epitel terdiri dari tubulus kontortus proksimal, tubulus kontortus distal, dan kantong henle. Pada bagian unsur pembuluh terdiri dari glomerulus, arterial yang terdiri aferen dan eferen, dan ada juga pembuluh tubuler. Nefron ada dua macam, yaitu nefron korteks dan nefron jukstamedula. Nefron korteks terletak di bagian korteks dan umumnya ditandai dengan adanya lengkung henle yang pendek. Nefron jukstamedula memilki glomerulus yang letaknya dibagian korteks dekat dengan bagian medulla serta memiliki lengkung henle yang panjang dan menjulur jauh ke dalam bagian medulla.

2.medulla(bagian dalam ginjal)
Pada bagian medulla terdapatpiramida ginjal dan piala ginjal yang banyak mengandung  pembuluh-pembuluh untuk mengumpulkan hasil ekskresi. Pembuluh tersebut berhubungan dengan ureter yang bermuara pada kantung kemih (vesica urinaria). Fungsi dari kantung kemih tersebut adalah sebagai tempat penampungan urin sementara.

3.pelvis(ruang kosong dalam ginjal). 
pelvis berfungsi menampung hasil ekskresi dari medulla lalu menyalurkan ke ureter kemudian ke kantung kemih.






PROSES PEMBENTUKAN URINE

KONSEP !!!

PROSES
TEMPAT
HASIL
KETERANAGAN
Filtrasi
Glomerulus
Urin primer (filtrat glomerulus)
Masih terdapat glukosa, tidak ada protein
Reabsorbsi
Tubulus kontortus dan lengkung Henle
Urin sekunder (filtrat tubulus)
Tidak ada glukosa
Augmentasi
Tubulus kolektivus
Urin sebenarnya
Peningkatan kadar urea sangat tinggi



1.       Filtrasi : Filtrasi merupakan proses penyaringan darah yang terjadi di kapsul bowman dan glomerulus, struktur penyaringan darah yaitu dinding terluar kapsul bowman tersusun dari satu lapis sel epitelium pipih. Antara dinding luar dengan dinding dalam terdapat ruang kapsul yang berhubungan dengan lumen tubulus kontrotas proksimal. Dinding dalam kapsul Bowman tersusun dari sel-sel khusus yang disebut podasit. Darah akan masuk ke dalam glomerolus melalui arteiol aferen. Didalam glomerolus terjadi proses filtrasi. Molekul berukuran kecil akan disaring sedangkan molekul berukuran besar seperti sel darah, protein, lemak dan makromolekul lain tetap berada dalam darah. Hasil proses filltrasi ini adalah urin primer yang akan dialirkan ke tubulus kontortus proksimal.

Proses filtrasi :
     Ketika darah masuk glomerulus maka tekanan darah menjadi tinggi sehingga mendorong air dan komponen-komponen yang tidak dapat larut melewati pori-pori endotelium kapiler, glomerulus, kemudian menuju membran dasar dan melewati lempeng filtrasi masuk kedalam ruang kapsul bowman. Hasil filtrasi dari glomerulus dan kapsul bowman disebut filtrasi glomerulus atau urin primer.

2.     Reabsorpsi : Pada proses ini zat-zat yang masih berguna bagi tubuh akan diserap kembali dan dimasukkan ke dalam aliran darah. Setelah proses reabsorpsi ini berlangsung maka terbentuklah urine sekunder. Komponen-komponen yang diserap adalah air, glukosa, asam amino, NaCl. Bagian yang berperan dalam proses ini meliputi sel-sel epitelium pada tubulus proksimal, lengkung Henle, dan sebagian tubulus distal.


3.     Augumentasi : merupakan suatu proses pengeluaran zat sisa yang tidak diperlukan oleh tubuh dalam bentuk urine. Pada proses ini, urine sekunder dari tubulus distal menuju tubulus kolektipus. Urine ini akan dibawa menuju pelvis renalis untuk dialirkan melalui ureter hingga sampai pada vesika urinaria (kandung kemih).

Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi urin :


1. EMOSI
Emosi tertentu dapat merangsang peningkatan dan penurunan volume urin.

2. KONSENTRASI DARAH
Konsentrasi air dan larutan dalam darah berpengaruh terhadap produksi urin.

3. SUHU
Jika suhu eksternal dan internal naik diatas normal maka kecepatan respirasi meningkat dan pembuluh kutaneus melebar sehingga cairan tubuh berdifusi dari kapiler ke permukaan kulit.

4. ZAT-ZAT DIURETIK

Misalnya, kopi, the dan alkohol karena zat trsebut dapat menghanmbat reabsorpsi ion Na+.



2.Hati


Hati merupakan kelenjar terbesar dalam tubuh yang terletak dibagian kanan atas rongga perut. Fungsi hati dalam sistem ekskresi adalahmenghasilkan empedu secara terus menerus yang ditampung dalam kantung empedu. Empedu mengandung air, asam empedu, garam empedu, kolesterol, fosfolipid, zat warna empedu dan beberapa ion.


FUNGSI 

1. Menyimpan glukosa dalam bentuk glikogen.
2. Tempat berlangsungnya sintesa protein.
3. Detoksifikasi (menetralkan) racun yang dibawa oleh darah
4. Tempat berlangsungnya sintesis tertentu, misalnya globulin.
5. Merombak eritrosit yang telah tua dengan sel histiosit.
6. Tempat pembentukan urea.

Hati berperan sebagai alat ekskresi karena mengeluarkan caira empedu. Empedu yang yang dihasilkan oleh hati disimpan dalam kantung empedu (vesika felea) dan dikeluarkan ke usus halus untuk membantu sistem pencernaan, misalnya :
1. Mencernakan lemak
2. Mengaktifkan lipase
3. Mengubah zat yang tidak larut dalam air menjadi zat yang dapat larut dalam air
4. Membantu daya absorpsi lemak pada dinding usus.


nih gue kasih mind map nya biar nyantol di otak


Zat yang dikeluarkan dari hati adalah cairan empedu.  Cairan empedu merupakan cairan berwarna hijau kebiruan yang berfungsi dalam mencerna makanan berlemak. Cairan ini disimpan dalam suatu bagian yang disebut kantung empedu. Zat-zat yang terkandung dalam cairan empedu yakni garam mineral, pigmen (bilirubin dan biliverdin), kolesterol, fosfolopid, dan air. Di dalam hati terdapat sel yang berfungsi merombak sel darah merah yang sudah tua dan rusak. Sel yang demikian dinamakan sel histiosit.
Dalam proses perombakannya, hemoglobin (Hb) dipecah menjadi zat besi (Fe), hemin, dan globin. Zat besi akan diambil dan di simpan dalam hati, yang selanjutnya dikembalikan ke sumsum tulang sehingga terbentuk eritrosit baru. Globin akan dibentuk menjadi Hb baru. Sementara hemin dipecah menjadi bilirubin dan biliverdin yang berwarna hijau biru. Zat warna empedu dikeluarkan ke usus 12 jari dan dioksidasi menjadi urobilin yang berwarna kuning coklatan. Warna ini akan memberikan warna khas tersendiri pada feses dan urine yang kita keluarkan setiap harinya.

Organ hati dapat pula menghasilkan enzim arginase.  Enzim arginase merupakan enzim yang berperan dalam proses penguraian asam amino. Prosesnya dinamakan deaminasi. Asam amino yang diuraikan yakni asam amino arginin menjadi ornitin dan urea. Ornitin akan mengikat amonia dan karbondioksida yang bersifat racun. Selan-jutnya ornitin akan dinetralkan dalam hati. Adapun urea akan diserap ginjal untuk dikeluarkan bersama urine.


3.KULIT


  FUNGSI 

1. Alat ekskresi, yaitu mengeluarkan keringat.
2. Pengatur suhu tubuh, yaitu melalui penguapan.
3. Tempat menyimpan cadangan makanan, yaitu lemak.
4. Mengurangi penguapan air.
5. Indra peraba yang dapat merasakan sentuhan, tekanan dan rasa sakit.


STRUKTUR KULIT

  • .Epidermis

1.Stratum Korneum: lapisan sel mati yang selalu mengelupas (mati dan selalu mengelupas)
2.Stratum lucidum: lapisan tidak berpigmen dan tidak berinti( bening )
3.Stratum granulosum: lapisan berpigmen( menentukan warna kulit)
   4.Stratum spinosum: lapisan pembentuk sel-sel baru (aktif membelah)

  • Dermis

1.  glandua sebasea (kelenjar minyak)
2.  glandula sudorifera (kelenjar keringat)
3.  pembuluh darah
4.  pembuluh syaraf

  • Hipodermis /Endodermis



Kulit merupakan organ terbesar yang terdapat di seluruh permukaan tubuh dan terdiri dari beberapa jaringan yang memiliki fungsi spesifik. Fungsinya adalah sebagai alat pelindung tubuh terhadap segala bentuk rangsangan. Selain itu, kulit juga berfungsi untuk mengeluarkan keringatyang merupakan salah satu sistem ekskresi.

Berdasarkan strukturnya, kulit terdiri dari dua lapisan yaitu epidermis(lapisan luar) dan dermis(lapisan dalam). Epidermis terdiri dari stratum korneum, stratum lusidum, stratum granulosum, stratum spinosum, dan stratum basale. Stratum korneum mengalami deskuamasi (kehilangan sisik) secara terus menerus pada permukaannya. Sel-sel yang kehilangan sisik tersebut mengalami pemberharuan selama proses keratinisasi(pembentukan zat tanduk/keratin). Dibawah stratum korneum terdapat lapisan yang mengandung butir-butir melanin yang merupakan pigmen hitam pada kulit yang dihasilkan oleh melanosit. Dibawahnya terdapat stratum spinosum dan stratum basale yang merupakan tempat terjadinya proliferasi sel dan awal terjadinya keratinisasi.

Lapisan dermis sebagian besar terdiri dari kolagen, retikuler, dan elastin. Dermis merupakan jaringan penyambung. Pada dermis juga terdapatrambut, pembuluh darah, kelenjar minyak, kelenjar keringat dan saraf. Pengeluaran keringat terjadi dibawah pusat pengaturan suhu yaituhipotalamus. Aktivitas kelenjar keringat juga dipengaruhi oleh perubahan suhu lingkungan dan suhu didalam pembuluh darah. Ketika suhu meningkat, kelenjar keringat menjadi aktif dan pembuluh darah melebar sehingga aliran darah lebih banyak. Hal tersebut menyebabkan penyaringan air dan sisa metabolism oleh kelenjar keringat meningkat. Meningkatnya aktivitas kelenjar keringat menyebabkan keluarnya 

4.PARU-PARU

Paru-paru merupakan organ pernafasan tetapi memiliki peranan dalam sistem eksresi sisa-sisa hasil metabolism berupa karbon dioksida dan air dalam bentuk uap air. Sisa metabolism dari jaringan diangkut oleh darah menuju ke paru-paru untuk dibuang. Proses pembuangan diawali dengan berdiifusinya karbon dioksida dari sel-sel ke dalam darah, melalui cairan jaringan dan akhirnya masuk ke dalam alveolus. Dari alveolus, karbon oksidasi akan dikeluarkan melalui udara yang dihembuskan pada saat ekspirasi.Di dalam sistem ekskresi manusia, paru-paru menghasilkan karbondioksida (CO2) dan uap air (H2O) melalui proses pernapasan. 


segitu dulu yah penjelasan dari saya ,, untuk kelainan pada sistem ekskresi bisa pantengin terus blog ini ,,semoga bermanfaat !! jangan di hafal ya tapi dipahami :)


Saturday, 2 April 2016

MENGAPA DI GUNUNG LEBIH DINGIN DARIPADA DI PANTAI


Pasti kebanyakan orang mikirnya, semakin tinggi/jauh dari tanah semakin panas udaranya? soalnya lebih dekat dengan Matahari makannya dia bingung kenapa di gunung bisa lebih dingin udaranya? Hmm, bener gak ya. Tapi, asal kalian tahu, kita juga bisa tahu alasannya dengan belajar fisika.

Pertama, ada Hukum Gravitasi Newton, yang ngejelasin bahwa gaya gravitasi itu berbanding terbalik dengan kuadrat jaraknya dari pusat (bumi), nah berarti semakin dekat dengan inti bumi makin besar gayanya, berarti gaya gravitasi di gunung lebih kecil daripada di pantai.

Nah, Hukum Gravitasi Newton itu gak melulu soal benda fisis (yang keliatan wujudnya) yang jatuh ke tanah (semacam apel gitu), ternyata gak hanya itu. Percaya gak percaya, partikel-partikel udara juga terkena hukum gravitasi, jadi sudah pasti dong, partikel-partikel udara di pantai jauh lebih banyak daripada di gunung, soalnya pantai itu dataran rendah (dekat dengan inti bumi).

Kedua, kalau kalian udah belajar Teori Kinetik Gas nih, kalian bakal ngerti maksudnya. Coba sekarang kalian tumbukin kedua tangan kalian, selain kerasa sakit, pasti ada kerasa panasnya, atau hangatlah minimal. Partikel-partikel udara itu bergerak secara acak, dan mereka punya Energi Kinetik masing-masing, karena gerakannya yang acak tadi, si partikel-partikel ini bakal bertumbukan satu sama lain. Jadi, semakin banyak partikel-partikel udara di suatu tempat, semakin panas pula udaranya soalnya banyak banget partikel yang bertumbukan. Untuk lebih jelas lagi liat deh rumus ini :

EK = 3/2.kT

Keliatan banget, kalo suhu itu berbanding lurus/mempengaruhi Energi Kinetik partikel-partikel udara. 

Karena partikel-partikel udara di gunung cuma dikit (jauh lebih kecil daripada di pantai) jadi, yang bertumbukan juga gak banyak seperti di dataran rendah semacam pantai. Selain itu, banyaknya tumbuhan di gunung juga membuat udara disana lebih segar dan adem. Nah sekarang berarti tau kan kenapa bisa gitu. Bukan masalah dekat tidaknya dengan Matahari, tetapi karena partikel-partikel Udara/Gas itu.

Friday, 1 April 2016

MENGAPA KITA HARUS MENGHEMAT ENERGI

Mengapa Kita Harus Menghemat Energi?....

Bumi bakal rusak parah kalau gak dijaga

Jawabannya banyak sekali, 

a. Ingat! kita harus sadar bahwa tidak semua sumber daya alam/ sumber energi bisa selalu ada atau istilahnya tidak bisa di perbaharui. Contohnya minyak bumi, gas alam, dsb. Sewaktu-waktu mereka akan habis, lalu kita mau pakai apa buat ngisi bahan bakar motor/mobil? mau pakai apa lagi buat masak?

b. Agar kenaikan harga BBM dan harga-harga bahan pokok yang merugikan kalangan bawah bisa diminimalisir, karena hal itu juga adalah akibat dari langkanya energi. 

c. Kasihan mereka yang tidak bisa memanfaatkan energi, mereka yang tidak punya rumah, tidak punya listrik, kelaparan, kekeringan, dll.


d. Agar anak cucu kita bisa merasakan hebatnya manfaat energi tentu dengan harapan semoga di masa depan energi bisa digunakan sebaik mungkin dan sehemat mungkin. Karena, tidak bisa dipungkiri bahwa manusia dimasa depan pasti akan selalu lebih cerdas dan modern.

e. Jika energi habis, sudah pasti akan berpengaruh besar terhadap kehidupan manusia, mungkin manusia akan kesusahan untuk hidup, mungkin sampai uang pun tidak akan bisa membeli itu karena saking susahnya mencari sumber energi baru.

Sebenarnya masih banyak alasan mengapa kita harus menghemat energi, tapi yang paling umum adalah hal-hal diatas.

Bagaimana Menghemat Energi?....

Cara menghemat energi nah

Nah, adapun cara untuk menghemat energi yang bisa dilakukan oleh kita di rumah, walaupun ini hal kecil menurut kita, tapi setidaknya ini sangat berpengaruh lho bagi dunia.

a. Dengan menghemat air, jangan terlalu berlebihan menggunakan air, minum banyak sudah pasti kebutuhan, tapi disamping minum, mandi, mencuci, dan kebutuhan lainnya. Jangan sekali-kali membuang-buang air, atau menggunakannya untuk hal yang tidak bermanfaat.

b. Dengan menghemat listrik: kalau tidur lampu dimatikan, kalau TV, AC, kipas, mesin cuci sudah tidak digunakan, matikan. Selain dengan tujuan menghemat energi, tagihan listrik juga jadi kecil. Teruh nih ya, pakai smartphone seperlunya saja, jangan keseringan juga, kan nanti pasti dicharge butuh energi listrik, selain hemat energi, mata juga tidak lelah, dan kita bisa lebih produktif. 

c. Dengan menghemat bahan bakar: menggunakan kendaraan seperlunya saja, jika jaraknya dekat usahakan jalan kaki atau bersepeda, selain hemat, itu juga sehat kan.


d. Dengan menghemat gas untuk memasak.

e. Dengan menggunakan alat-alat yang ramah lingkungan.

#Tambahan : Selain matikan lampu jika tidak digunakan, faktanya lampu pijar itu lebih boros energi, mending ganti sama lampu LED. Terus kalau siang di rumah kita masih gelap mending kita tata ulang ruangan kita semaksimal mungkin sampai bisa lumayan terang deh.

Kalau kita cinta bumi ini, negeri ini, mulai deh sekarang menghemat energi!

CARA MERAWAT JANTUNG AGAR TETAP SEHAT


Sayangi Jantungmu!
Jantung itu mempunyai tugas memompa darah kan. Nah, darah itu termasuk contoh fluida seperti air. Air itu sifatnya mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah seperti air hujan, air sungai, air keran, air terjun, dll, tapi tidak bisa mengalir sebaliknya. Sama halnya seperti air, darah juga seperti itu.

Nah bagaimana dong kalau ada fluida yang mengalir dari tempat yang rendah ke yang tinggi?. Itu bisa saja terjadi kalau ada  kerja tenaga luar seperti mesin. Nah menurut ilmu kesehatan, aliran darah didalam tubuh kita digerakkan oleh jantung. Jantung itu berperan persis kayak mesin yang memindahkan air dari tempat yang rendah ke tempat yang lebih tinggi. Perbedaan ketinggian  ini sangat berpengaruh besar terhadap tenaga yang diperlukan untuk memindahkan darah.
Air terjun mengalir dari tempat tinggi ke rendah - Niagara Falls

Contoh saja ketika kita berdiri, ada perbedaan ketinggian antara jantung dengan kepala dan kaki. Oleh karena itu, jantung sangat membutuhkan tenaga yang sangat besar untuk menggerakan darah, jadi jantung akan bekerja lebih keras. Sebaliknya ketika tidur, ketinggian jantung sama dengan semua bagian tubuh lainnya sehingga tenaga yang dibutuhkan kecil, akibatnya jantung bisa bekerja lebih santai atau bisa dibilang kayak istirahat. 


Menurut ilmu kesehatan lagi, jam 11 sampai jam 1 malam adalah waktu kinerja jantung mulai melemah, bisa jadi karena kecapekan sudah bekerja sangat keras seharian. Jadi sebaiknya kita tidur usahakan sebelum jam 11 malam agar jantung juga bisa beristirahat dengan baik.

Tapi merawat jantung kita, tidak serta-merta hanya dengan tidur sebelum jam 11 saja, seperti dikatakan diatas, tentu banyak sekali faktor yang memperngaruhinya seperti kebiasaan makan, olahraga, dan masih banyak yang lainnya. Sayangi Jantungmu! Bagaimanapun itu adalah anugrah Allah yang sangat harus disyukuri.